Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan

1 Apr 2016

Rumahku, Fun(D)rising


Ada yang bilang, bahwa ketersediaan waktu bukan ditentukan oleh waktu itu sendiri, tapi lebih oleh si pengguna waktu. Kita akan selalu punya waktu untuk hal yang kita prioritaskan. Sebaliknya, kita cenderung enggan menyisihkan waktu untuk hal yang bukan prioritas, apalagi hal yang tidak disukai. Begitulah manusia.. hati selalu mengambil bagian dalam setiap tindakan. Karena itu, passion menjadi hal yang sangat perlu dipertimbangkan saat kita menentukan pilihan.
***

Perkenalkan, kami adalah insan yang dipertemukan Allah lewat sebuah takdir yang tak diduga. Baiklah, sebagian dari kami memang memilih jalan ini, tapi kami tak pernah meminta untuk disatukan. Penyatuan kami murni kehendak Allah. Takdir yang belakangan kami syukuri karena memberikan dampak yang berarti dalam hidup kami.

20 Jan 2016

Semua akan Indah pada Akhirnya (2)


Melanjutkan tulisanku sebelumnya tentang bagaimana rencana Allah begitu indah. Hikmah yang terungkap tiga tahun setelah sebuah kegagalan mencapai mimpi. Kali ini aku akan melanjutkan cerita itu, dimana hikmah yang sama terjadi di balik tertundanya sebuah mimpi.

Sebagai penerima beasiswa Departemen Agama, aku dibebaskan dari segala bentuk biaya pendidikan ditambah dengan biaya hidup yang cukup besar dibanding beasiswa lainnnya. Bukan hanya itu, kami juga dibebaskan meminta dana kegiatan yang diadakan oleh organisasi penenrima beasiswa Depag. Setahun sekali, kami diberangkatkan ke berbagai daerah untuk melaksanakan pengabdian sekaligus bertemu dengan penerima beasiswa Depag dari seluruh Indonesia. Hari-hari menjadi mahasiswa begitu menyenangkan. Aku bisa belajar dengan tenang tanpa dibebani tanggungjawab finansial sebagaimana teman-temanku yang lain. Tapi itu semua tidak gratis. Kami memiliki kewajiban untuk melakukan pengabdian di pesantren asal selama kurun waktu tiga tahun setelah lulus S1.

13 Okt 2013

Gosip itu,, Tentang Aku,,

Bermula dari satu tahun yang lalu, seorang teman menghubungi saya, menawarkan beasiswa S2. Saya yang memang amat sangat tertarik sama yang namanya pendidikan formal seketika itu langsung bilang, "mauuuuuuu,," dan jalanpun berproses. Beberapa minggu kemudian saya mendapat panggilan tes wawancara dan TPA. Dengan semangat 2012 saya berangkat k kampus IAIN Surabaya untuk mengikuti tes tersebut. Sampai detik itu saya tidak pernah tahu, kemana saya akan S2 dan siapa yang akan membiayai kuliah saya. Tes TPA berjalan lancar, begitu juga tes wawancara. Pandangan saya mengenai tujuan kuliah mulai terbuka saat salah satu penguji mengatakan bahwa tujuan program ini adalah menyiapkan peserta agar siap bersaing memperebutkan beasiswa kuliah di luar negeri. Plass,, saya kaget, pasti. Saya mulai mengurutkan informasi. Beasiswa S2-kuliah di luar negeri. Seketika saya girang bukan main. Jadi saya mau S2 di luar negeri?????

1 Nov 2012

Dunia Gelap Tukang Kerupuk


Hanya orang bodoh yang mengatakan dirinya tidak memiliki cukup kemampuan untuk bekerja. Hanya orang malas yang mengatakan fisiknya terlalu lemah untuk mencari nafkah. Tidakkah kita melihat bagaimana kondisi orang-orang di sekitar kita? Mereka, dengan segala keterbatasan yang dimiliki melakukan apapun untuk bertahan hidup. Ini bukan soal hasil, tapi seberapa besar usaha yang kita lakukan untuk mencapai hasil tersebut. Kaya itu relative. Boleh saja mereka menyombongkan harta yang melimpah, rumah mewah, perhiasan gemerlap, mobil berjejer, tapi sayangnya ada orang-orang yang justru lebih kaya tanpa itu semua. Lebih bahagia hidupnya, lebih sehat jasmaninya, meski harus melakukan pekerjaan yang jauh lebih berat. Sekali lagi, ini bukan soal hasil tapi usaha.

31 Agu 2012

Plan Your Future

Tanggal 12 Juli kemarin, aku diminta untuk jadi pemateri di acara Masa Orientasi Siswa Baru di SMK 2 Maskumambang. Awalnya sempet ragu juga, maklum sudah lama sekali nggak jadi pemateri di suatu acara. Terakhir

11 Mar 2012

The Great Father

Aku ingin ceritakan pengalamanku hari ini, bertemu dengan seorang ayah yang sudah lanjut usia. Berkunjung ke Surabaya dari Nganjuk untuk menjemput putrinya dengan bekal uang dua ribu rupiah.
Hari ini, dengan tujuan refreshing dan mencari kenang-kenangan buat dosen, aku dan teman-teman pergi ke DTC. Kami berangkat sekitar pukul sembilan, berjalan bertiga menuju Gebang demi menjemput len P. Singkat cerita kami sudah asyik hunting barang-barang di lantai dasar DTC.

9 Feb 2012

Ramalan Facebook

Kisah ini diambil dari status seorang teman, semoga bermanfaat,,,
Ternyata facebook sudah "diramalkan" kehadirannya sejak 14 abad yang laluDibaca Sampai Selesai ya....Suatu ketika selepas Ashar di Masjid Al Hikam. di salah satu pojok masjid tersebut terdapat Ranid dengan dua orang temannya yakni Ahmad dan Ilmi yang terlihat sedang mendiskusikan sesuatu. Kali ini tema yang diangkat seputar masalah I’jazul Quran (Mukjizat Al Quran). diskusi yang berjalan cukup santai namun sarat akan ilmu.

Ahmad adalah seorang mahasiswa salah satu PTS di Jakarta dengan program studi Matematika. Seorang calon pengabdi masyarakat dengan ilmunya. Ahmad selalu berupaya mengaitkan Al-Qur’an dengan bidang studinya matematika. Ahmad sering berkutat dengan angka-angka dalam Al-Qur’an.

Ahmad pun memulai diskusi. “Subhanallah alquran itu bener-bener mukjizat. gw pernah baca di Internet bahwa ternyata kata Yaum (hari) di dalam alquran sebanyak 365 kata sama seperti jumlah hari dalam satu tahun, kata syahr (bulan) disebutin 12 kali sama kayak jumlah bulan dalam satu tahun, sab’u (minggu) disebutin 7 kali sama dengan jumlah hari per minggu. Belum lagi kata-kata yang berlawan kata. Misalnya ad dunya 115 kali, al akhiroh juga 115 kali. Malaikat 88 kali sedangkan asy syayathin 88 kali juga. Al hayat 145 kali begitupun dengan Al Maut yang juga 145 kali. Belum lagi angka 19 yang disebutin dalam alquran surat Al Mudatsir ayat 30. Sebetulnya masih banyak tapi mending antum liat di internet aja nafsi-nafsi, tinggal tanya mbah google ketik key word nya keajaiban angka dalam alquran,” Celoteh Ahmad sekaligus mengakhiri presentasinya.

16 Nov 2011

Kutemukan Cinta di Jalan Dakwah

Diambil dari  nazhrul.blogspot.com semoga menginspirasi adek-adek dan teman-teman seperjuangan di jalan dakwah, khususnya untuk pejuang JMMI dan Ibnu Muqlah. Enjoy it,,,

Hmm,, entah darimana harus kumulai kisah ini. Rasanya aku tidak pernah sekalipun berniat untuk terjun di jalan ini, jalan dakwah yang menuntut kesetiaan, pengorbanan, keikhlasan, kesabaran, totalitas. Jalan yang tidak hanya menguras waktu, tenaga, pikiran tapi juga tawa dan air mata.

Sesejuk Rindu PSI 3


Tulisan ini sudah lama kutulis di blogQ satunya <nazhrul.blogspot.com> , tapi sudah jarang diupdate. Karena blog ini sepertinya lebih rame,,, jadi takposting ulang di sini. Semoga bisa menginspirasi.

PSI 3 baru saja berlalu, namun kenangan demi kenangan masih saja hilir mudik di kepalaku, menyentuh dasar hatiku, menumbuhkan bunga tidurku, mempermainkan pikiranku hingga tak sedetikpun waktu kujalani tanpa senyum bahagia yang mengharu-biru. Bismillah, kubuka catatan ini dengan sebait kata lebay yang begitu saja menuntun tanganku memencet beberapa tombol keyboard. Berharap ada keseriusan yang terpancar dari tiap untaian kata,,,

16 Okt 2011

Susahnya Berlaku Jujur



     Kejujuran, satu kata yang sederhana namun terkadang sulit diwujudkan. Jujur memaksa kita untuk berkata, bersikap dan berpikir sesuai kondisi yang sebenarnya. Apa susahnya? entahlah, tapi aku sendiri merasakan jujur tidak selamanya mudah dilakukan. Terlebih jika kejujuran itu menghambat keinginan kita, jika jujur itu merusak nama baik kita, jika jujur itu membuat orang membenci kita, jika jujur itu menghancurkan mimpi, merusak nilai ujian, membuat kita gagal.
     Sebuah pengalaman yang membuatku ragu untuk terus jujur.

25 Sep 2011

Mau Sukses? Pergilah,,,

Fiuh,,, lama gak nulis something di blog ini. Sok sibuk ngurusin ini itu ampe gak sempet berbagi cerita,,, oke, now I'll tell you something,,,

Kemarin aku join acara reuni alumni pondokQ. Bukan acara besar sih, coz just for alumni yang lagi berdomisili di Surabaya. Lumayan, ada adek2 yang baru masuk dunia perkuliahan, teman2 seperGJan, kakak2 yang dah bingung cari kerjaan mpe bapak2, ibu2 n eyang2 yang dah hidup nyaman. Acaranya simpel. Datang, sambutan, bagi2 cerita dari para senior, makan2 trus pulang. Tapi ada beberapa pelajaran ynag bisa aku ambil hari itu. Diantaranya statement senior yang menirukan nasehat pak kyai Nadjih, pemangku pondokQ.

7 Mei 2011

Rasa itu,,, Ukhuwah

Ukhuwah,,, selalu ada getar tiap kata itu terucap. Ukhuwah telah menyelimuti hidupku sejak mata ini terbuka. Saat aku menangis menjerit-jerit menghadapi dunia yang jauh berbeda dengan rahim Ibu. Saat itu, kakak semata wayangku mungkin tersenyum, menyadari bahwa ia tidak lagi sendiri. Ada teman bermain baru yang akan menemani hari-harinya,

4 Mei 2011

Cinta Bisu tak Berbalas

Oke, sesuai janjiku kemarin. I'll tell about my love,,, Aku sebenarnya tidak terlalu yakin apa aku pernah benar-benar jatuh cinta kepada lawan jenis dalam arti cinta yang "begituan". Yang aku tahu, aku mencintai Rasulullah, mengagumi beliau dan merindukan bertemu di jannahNya. Aku juga mencintai Bapak, adek, mbah kakung dan keluargaku. Aku mencintai teman-teman laki-lakiku seperti aku mencintai teman-teman perempuanku. Intinya aku sudah berkali-kali mencintai lawan jenis, tapi aku tidak yakin apa aku pernah mencintainya dengan cinta yang sama seperti yang dimiliki Hawa kepada Adam, Khodijah kepada Muhammad, Fathimah kepada Ali , atau Ibu kepada Bapak.

3 Mei 2011

Cinta,,, menyakitkan??

Seorang teman mengadu padaku lewat sms yang nyelonong masuk ke inbox HP di tengah-tengah materi kewarganegaraan.

"Ya Allah jika memang yang terjadi di antara mereka seperti omongan orang-orang, saya akan berusaha ikhlas ya Allah.. mungkin Allah punya rencana yang jauh lebih indah dari pada rencana saya."

Aku tersenyum membaca sms itu, seketika aku bisa menebak apa maksud si pengirim. Yah, sang pengirim yang tengah dimabuk asmara sedang mengadukan kegalauan hatinya. Pria idamannya dikabarkan memiliki perasaan kepada orang lain. Hal yang wajar memang mengingat teman gadisku itu sama sekali tidak pernah menyatakan perasaannya kepada si pria. Ia dengan segala keterbatasannya berusaha untuk tidak menembus tabir aturan Tuhannya. Ia mendambakan pengungkapan cinta yang diawali ijab qobul.

Cinta memiliki sifat fitrah yang indah, bagaimanapun kondisinya, asalkan dijalani sesuai dengan aturanNya. Maka apakah memendam perasaan cinta pada lawan jenis adalah sebuah penyiksaan? tentu saja tidak. Lagi-lagi itu indah. Ada indah ketika menyebutnya dalam istikhoroh, ada indah ketika menundukkan pandangan saat ia lewat, ada indah ketika mengikhlaskan dia bersama yang lain dan super indah ketika akhirnya khitbahnya datang.

Bicara tentang penantian, cinta bisu yang tak terbalas, aku bisa bercerita panjang lebar,,, pengalaman pribadi. Hehe,,, but next time aja yah,,, sekarang lagi ditunggu antek-antekku, diajak makan di kantin Biologi,,,

1 Mei 2011

Ukhuwah, Tak Akan Pernah Redup

Baru kemarin, ketika aku melihat sosok-sosok yang tanpa izin tiba-tiba telah ngontrak di ruang hatiku meneteskan beberapa butir airmata. Seperti ada hawa dingin yang menyusup lewat rongga dada, menggetarkan hati dan membuat jantung berdetak lebih kencang, jadi inget lagu,,, Aku yang selama ini menjadi bayang-bayang alias selalu nguntit aktifitas mereka turut merasakan pergolakan hati ikhwah pejuang itu. Beberapa dari mereka memelukku dengan berurai airmata, "Aku nggak pantes,,," katanya disela isak tangis. Aku jadi gak tega membayangkan begitu beratnya amanah yang akan ia emban satu tahun kedepan. Namun, pikiran itu segera kutepis, mereka orang pilihan yang sudah dipersiapkan untuk menjadi penegak pilar dakwah.

Satu persatu kami bersalaman dan berpelukan, seakan mencoba saling menguatkan. Hingga mataku menangkap bayangan kelompok kecil yang hampir selalu mengiringi langkahku setahun ini. Rasa takut menyergapku, inikah akhir semuanya?

Perlahan kulangkahkan kakiku mendekati mereka. Untuk pertama kalinya aku melihat wajah basah pimpinanku, bulek Nailis,,, disusul saudara-saudara seperjuangan yang lain. Perih hatiku mengingat tidak akan ada lagi intensitas pertemuan dalam acara-acara kaderisasi seperti dulu. Tidak ada lagi senyum simpul dan muka cemberut yang menghiasi syuro' kami. Tidak ada lagi begadang malam menyelesaikan deadline Ukhuwah Production. Tidak ada masakan pedas asin yang mempertaruhkan kelayakan kami sebagai akhwat tulen. Banyak hal yang mungkin akan hilang dari keseharian kami. Sakit sekali,,,

Tapi ukhuwah bukan jabatan yang memiliki masa periode, bukan produk yang punya masa kadaluarsa dan bukan makanan yang akan basi ditelan masa. Ukhuwah lahir dari hati. Apapun yang terjadi, cahayanya tak kan pernah redup. Justru inilah saatnya ia diuji. Apakah cintamu suci, tulus dan bersih? atau justru berpamrih?

Saudara bukan tempat bersandar dalam keterbatasan. Sehingga membuat kita roboh tanpanya. Tapi saudara adalah motivator, yang datang dan perginya memberikan semangat untuk maju. Perpisahan fisik adalah keniscayaan, tapi perpisahan hati hanya kita yang menentukan.

Selamat berjuang saudara-saudaraku,,, hingga detik inipun, aku masih membuka ruang hatiku untukmu. InsyaAllah untuk selamanya,,,