Ulul menatap langit malam melalui balkon rumahnya. Bocah perempuan berusia hampir delapan tahun itu senang sekali melihat bintang, menghitung dan menggabungkannya menjadi aneka benda dalam imajinasinya. Bunda mengajarkan kebiasaan itu sejak kecil.
“Kalau Ulul rindu ayah, keluarlah pada malam hari. Lihat bintang-bintang yang menghiasi langit. Bintang-bintang itu jauh, tidak bisa disentuh tapi kita bisa melihat cahayanya, merasakan keberadaannya. Begitu juga dengan ayah. Dia jauh, tapi dia tidak akan pernah meninggalkan kita, seperti bintang yang terus memancarkan sinarnya.”









